1000 hari
26 mei 2016
Aq seperti hidup pada tgl yang sama
Karena tidak mampu memecahkan masalah
Ada 1000 hari yg kulalui
Tapi tidak membaik.
1000 hari hijrah itu yg harus ku tebus
1.hari berhijrah
Hijrah tempat tinggal ato kos, kemarin sy berusaha mencari daerah tambakan, tp kelihatannya mahal, lalu ke pasar wage, tapi banyak untuk putri, selanjutnya menemukan daerah wangon dengan harga 200. Entah knapa saya tidak ingin.
2. Di rumah sendiri
Mencoba tinggal dirumah sendiri merasa lebih baik.. siang ke tempat istri dan sore pulang kerumah. Trimakasih atas hidayahmu ya allah. Pembatsan uang keluar 20tb.
3. Hari ketiga
Mencari pekerjaan yg lebih baik. Hijrah dari mengojek..sangat sangat senang sekali menjadi sales. Saya tidak malu karena sya bertemu orang setiap hari.
4. Hari ke empat
Sya tidur ditempt istri rasanya tidak nyaman sekali. Penuh ketidak pastian. Saya mengajukan instal ulang netbook dan mendownload beberapa file.
Menurut ku setiap segala sesuatu hal kita harus mempersiapkan dimana kita gagal dalam rencana untuk menenagkan hati dan tetap dalam kondisi iman yang stabil.
5. Hari ke lima
Hari kelima saya mengajukan pinjaman kepada bank. Untuk beberapa hari kedepan mungkin pihak bank mungkin akan menemui saya.
Seandainya rencana hijrah hari ke 1000 saya gagal setidaknya 1000 hari saya habiskan dengan ucapan subbanalah wabihamdihi subbanalah hilngadzim.
6. Hari ke enam
Saya mulai tidak jelas. Tidak pulang kerumah dan tidak produktif apa apa. Itu terjadi pada hari ke lima. Saya mulai tidk yakin akan masa depan yang cerah. Dulu sy suka kota tapi sekarang tidak suka. Entah kemana hanya dirumah tempat aman membuat buku. Tidak bisa punya teman.
7. Hari ke tujuh
Saya mulai menyadari betapa pentingnya sebuah kegagalan.. Bahwa kegagalan itu penting untuk dipersiapkan. Saya mungkin gagal mengerjakan proyek buku dirumah mertua tp setidaknya saya sambil makan sehingga jika gagal saya sdah kenyang makan.
Saya mungkin gagal tes tapi setidaknya saya dapat uang yang cukup.
8. Hari ke delapan
Mungkin saya gagal dalam tes dan pembuatan buku tapi setidaknya saya berhasil dalam mencari nafkah disemarang.
Mungkin saya gagal dalam berumah tangga tapi setidaknya saya bisa menabung untuk hari tua.
9. Hari ke sembilan
Fokus membuat buku sambil makan.
10. Mungkin hari ini hari ke 10
Sy membuat buku telah selesai. Hari selanjutnya adalah pergi ke semarang sambil bekerja sambil menunggu uang modal yang keluar dan sambil belajar.
11-13. Sy disemarang, hijrah dengan jarak. Selain sy ngojek dan sy juga belajar sy nabung.
14. Balik kerumah istri.
15. Hari ke lima belas Sy kembali kerumah sendiri belajar tanpa penghasilan selama 4 hari dan terus menghabiskan uang sendiri tanpa dibiayai orang lain.
19. Hari ke 19 tidak melakukan sesuatu, dapat uang bayaran 6jt.
20. Tidak melakukan sesuatu sampai hari ke 27 hanya membantu orang lain.
Hari ini saya memikirkan semua orang tanpa sedetik pun memikirkan diri sendiri.
Pada akhirnya saya harus banyak memikirkan diri sendiri agar sukses.
Aq seperti hidup pada tgl yang sama
Karena tidak mampu memecahkan masalah
Ada 1000 hari yg kulalui
Tapi tidak membaik.
1000 hari hijrah itu yg harus ku tebus
1.hari berhijrah
Hijrah tempat tinggal ato kos, kemarin sy berusaha mencari daerah tambakan, tp kelihatannya mahal, lalu ke pasar wage, tapi banyak untuk putri, selanjutnya menemukan daerah wangon dengan harga 200. Entah knapa saya tidak ingin.
2. Di rumah sendiri
Mencoba tinggal dirumah sendiri merasa lebih baik.. siang ke tempat istri dan sore pulang kerumah. Trimakasih atas hidayahmu ya allah. Pembatsan uang keluar 20tb.
3. Hari ketiga
Mencari pekerjaan yg lebih baik. Hijrah dari mengojek..sangat sangat senang sekali menjadi sales. Saya tidak malu karena sya bertemu orang setiap hari.
4. Hari ke empat
Sya tidur ditempt istri rasanya tidak nyaman sekali. Penuh ketidak pastian. Saya mengajukan instal ulang netbook dan mendownload beberapa file.
Menurut ku setiap segala sesuatu hal kita harus mempersiapkan dimana kita gagal dalam rencana untuk menenagkan hati dan tetap dalam kondisi iman yang stabil.
5. Hari ke lima
Hari kelima saya mengajukan pinjaman kepada bank. Untuk beberapa hari kedepan mungkin pihak bank mungkin akan menemui saya.
Seandainya rencana hijrah hari ke 1000 saya gagal setidaknya 1000 hari saya habiskan dengan ucapan subbanalah wabihamdihi subbanalah hilngadzim.
6. Hari ke enam
Saya mulai tidak jelas. Tidak pulang kerumah dan tidak produktif apa apa. Itu terjadi pada hari ke lima. Saya mulai tidk yakin akan masa depan yang cerah. Dulu sy suka kota tapi sekarang tidak suka. Entah kemana hanya dirumah tempat aman membuat buku. Tidak bisa punya teman.
7. Hari ke tujuh
Saya mulai menyadari betapa pentingnya sebuah kegagalan.. Bahwa kegagalan itu penting untuk dipersiapkan. Saya mungkin gagal mengerjakan proyek buku dirumah mertua tp setidaknya saya sambil makan sehingga jika gagal saya sdah kenyang makan.
Saya mungkin gagal tes tapi setidaknya saya dapat uang yang cukup.
8. Hari ke delapan
Mungkin saya gagal dalam tes dan pembuatan buku tapi setidaknya saya berhasil dalam mencari nafkah disemarang.
Mungkin saya gagal dalam berumah tangga tapi setidaknya saya bisa menabung untuk hari tua.
9. Hari ke sembilan
Fokus membuat buku sambil makan.
10. Mungkin hari ini hari ke 10
Sy membuat buku telah selesai. Hari selanjutnya adalah pergi ke semarang sambil bekerja sambil menunggu uang modal yang keluar dan sambil belajar.
11-13. Sy disemarang, hijrah dengan jarak. Selain sy ngojek dan sy juga belajar sy nabung.
14. Balik kerumah istri.
15. Hari ke lima belas Sy kembali kerumah sendiri belajar tanpa penghasilan selama 4 hari dan terus menghabiskan uang sendiri tanpa dibiayai orang lain.
19. Hari ke 19 tidak melakukan sesuatu, dapat uang bayaran 6jt.
20. Tidak melakukan sesuatu sampai hari ke 27 hanya membantu orang lain.
- 28. Hari ke 28 ke bank membuka blokir atm dan pulang kan istri.
Hari ini saya memikirkan semua orang tanpa sedetik pun memikirkan diri sendiri.
Pada akhirnya saya harus banyak memikirkan diri sendiri agar sukses.
Komentar
Posting Komentar